Showing posts with label SEPUTAR MAKASSAR. Show all posts
Showing posts with label SEPUTAR MAKASSAR. Show all posts

Wednesday, October 8, 2014

Sekilas Tentang Anoa Binatang Khas Sulawesi

Pernah dengar binatang Anoa ? bukan "Noah" :D 
Anoa adalah hewan khas Sulawesi. Ada dua spesies anoa yaitu: Anoa Pegunungan (Bubalus quarlesi) dan Anoa Dataran Rendah (Bubalus depressicornis). Keduanya tinggal dalam hutan yang tidak dijamah manusia. Penampilan mereka mirip dengan kerbau dan memiliki berat 150-300 kg. Anak anoa akan dilahirkan sekali setahun.
Kedua spesies tersebut dapat ditemukan di Sulawesi, Indonesia. Sejak tahun 1960-an berada dalam status terancam punah. Diperkirakan saat ini terdapat kurang dari 5000 ekor yang masih bertahan hidup. Anoa sering diburu untuk diambil kulitnya, tanduknya dan dagingnya (wikipedia)

Anoa Dataran Rendah

Anoa Pegunungan


Klasifikasi ilmiah
  • Kerajaan: Hewan
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Mamalia
  • Ordo: Artiodactyla
  • Famili: Bovidae
  • Upafamili: Bovinae
  • Genus: Bubalus
  • Spesies: B. quarlesi
    B. depressicornis

Ada empat jenis hewan dalam genera Bubalus yakni kerbau (water buffalo, Bubalus bubalis), tamaraw (B. mindoroensis), anoa gunung (B. quarlesi) dan anoa dataran rendah (B. depressicornis). Ada ahli yang menginginkan agar anoa diklasifikasikan kedalam genera tersendiri. Anoa adalah kerabat dekat sapi dan kambing. Kerbau tersebar luas di dunia. Tamaraw hanya ada di Pulau Mindoro, Filipina. Anoa hanya ditemukan di Sulawesi tapi anda bisa melihat anoa migran di San Diego Zoological Garden.

Anoa hidup sampai 25 tahun. Masa kehamilan 300 hari dan biasanya hanya melahirkan 1 anak setiap 1 tahun. Anak anoa meninggalkan induknya setelah berusia 3 tahun lalu memasuki masa puber. Anoa betina sering bersama 2-3 ekor anaknya yang berbeda umur. Anoa jantan lebih sering menyendiri dan cenderung agresif terhadap anoa jantan lain. Anoa memakan tumbuhan tertentu berupa rumput, herba, perdu dan paku-pakuan. Anoa membantu penyebaran beberapa jenis tumbuhan asli Sulawesi yang bijinya tidak beradaptasi untuk tersebar luas.
Panjang tubuh anoa 160-172 cm, ekornya 18-31 cm. Ukuran tubuh yang kerdil menjadi daya tarik anoa. Anoa gunung biasanya berukuran lebih kecil. Rata-rata tinggi badan anoa dewasa hanya 75 cm. Ada yang hanya 69 cm tapi ada mencapai 106 cm. Berat badan anoa 150-300 kg. Anak anoa berbulu tebal warna coklat kekuningan. Semakin tua, anoa semakin tidak berbulu dengan warna kulit coklat gelap sampai hitam. Anoa jantan berwarna lebih gelap.

Anoa sudah semakin langka dan menuju ke kepunahan. Kelangkaan anoa disebabkan oleh dua hal yakni perburuan untuk konsumsi dan perusakan habitat. Dulu hutan-hutan di Minahasa (mulai dari Likupang sampai Poigar) didiami oleh anoa, sekarang anoa telah punah dari sana. Sterilisasi anoa dari tanah kelahirannya sekarang ini masih terus berlangsung padahal anoa adalah satwa yang dilindungi undang-undang Indonesia. Oleh organisasi konservasi internasional IUCN, anoa diklasifikasikan endangered dan oleh CITES anoa dimasukkan dalam daftar perlindungan tertinggi di appendix 1.Walaupun memprihatinkan, populasi anoa bisa ditemukan di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone  yang terletak di Semenanjung Minahasa, Sulawesi utara
Postingan ini betujuaan untuk pengetahuan  dan penyebaran Informasi yang lebih cepat, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan pembaca.

5 Objek Wisata Populer di Kota Makassar

Kota Makassar adalah kota terbesar di Indonesia Bagian Timur dan menjadi ibu kota Sulawesi Selatan. Makassar berada di wilayah tengah di kepulauan Indonesia. Walaupun merupakan kota besar bukan berarti Makassar tidak memiliki Objek wisata andalan bertema bahari maupun sejarah. terdapat banyak objek wisata potensial yang mampu menarik minat wisatawan baik lokal maupun internasional.
Postingan kali ini saya membahas 5 Objek Wisata  Populer  di Kota Makassar,yuk disimak sama-sama!

1. Pantai Losari 
Pantai Losari merupakan icon Kota Makassar. Pantai ini dulunya merupakan pantai dengan meja terpanjang di dunia, karena warung-warung tenda yang berjejer di sepanjang tanggul pantai. Namun saat ini warung-warung tersebut telah direlokasi ke tempat yang tidak jauh dari kawasan wisata. Pemerintah Kota Makassar telah memperindah pantai ini dengan membuat anjungan, sehingga lebih bersih dan nyaman untuk dikunjungi. Di sekitar pantai ini terdapat banyak kafe-kafe dan restoran yang menyajikan makanan laut yang masih segar. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati makanan khas Kota Makassar, seperti pisang epek, pisang ijo, coto Makassar, sop konro, dan lain sebagainya. Disepanjang pantai banyak juga terdapat penginapan, baik hotel kelas melati sampai hotel berbintang. Terdapat juga rumah sakit dan pusat perbelanjaan emas serta kerajinan/souvenir khas Makassar. Lokasi pantai ini terletak di Jantung Kota Makasar, yaitu di Jalan Penghibur sebelah barat Kota Makassar. 

2. Pulau Samalona
Pulau Samalona merupakan wilayah Kota Makassar yang luasnya sekitar 2,34 hektar. Pulau ini merupakan salah satu objek wisata bahari yang banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Kawasan pulau ini sangat bagus utuk menyelam, karena di sekelilingnya terdapat karang-karang laut yang dihuni beraneka ragam ikan tropis dan biota laut lainnya. Pulau ini berjarak sekitar 6,8 Km dari Kota Makassar yang dapat ditempuh sekitar 20 – 30 menit dengan menggunakan speed boot. Di lokasi ini juga terdapat beberapa penginapan sederhana berbentuk rumah panggung yang dapat menampung sekitar 20 orang. Selain itu, tersedia juga beberapa warung makanan yang menyediakan aneka ragam seafood segar.

3. Benteng Somba Opu 
Benteng Somba Opu dibangun pada tahun 1525 oleh Sultan Gowa ke IX. Benteng ini merupakan pusat perdagangan dan pelabuhan rempah-rempah yang ramai dikunjungi pedagang dari Asia dan Eropa. Pada tahun 1669, benteng ini dikuasai oleh VOC kemudian dihancurkan hingga terendam oleh ombak pasang. Tahun 1980-an, benteng ini ditemukan kembali oleh sejumlah ilmuawan. Dan pada tahun 1990, benteng ini direkonstruksi sehingga tampak lebih baik. Kini, Benteng Somba Opu menjadi sebuah objek wisata bersejarah di Kota Makassar yang di dalamnya terdapat beberapa bangunan rumah adat Sulawesi Selatan yang mewakili suku Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja. Selain itu, terdapat juga sebuah meriam dengan panjang 9 m dan berat 9.500 kg serta sebuah museum yang berisi benda-benda bersejarah peninggalan Kesultanan Gowa. 

4.  Fort Rotterdam 
Fort Rotterdam ini awalnya dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa X dengan nama Benteng Ujung Pandang. Di dalamnya terdapat rumah panggung khas Gowa di mana Raja dan keluarganya tinggal. Pada saat Belanda menguasai are Banda dan Maluku, mereka mutuskan untuk manaklukkan Kerajaan Gowa agar armada dagang VOC dapat masuk dan merapat dengan mudah di Sulawesi. Dalam usahanya menaklukkan Gowa, Belanda menyewa pasukan dari Maluku. Selama setahun lebih Benteng digempur, akhirnya Belanda berhasil masuk serta menghancurkan rumah Raja dan seisi Benteng. Pihak Belanda memaksa sultan Hasanuddin untuk menandatangani Perjanjian Bongaya pada tahun 1667, dimana salah satu pasal dalam perjanjian tersebut mewajibkan Kerajaan Gowa menyerahkan Benteng kepada Belanda.

Setelah Benteng diserahkan kepada Belanda, Benteng kembali dibangun dan ditata sesuai dengan arsitektur Belanda kemudian namanya diubah menjadi Ford Rotterdam. Benteng ini kemudian digunakan sebagai pusat pemerintahan   dan penampungan rempah-rempah di Wilayah Indonesia Timur. Pada masa penjajahan Jepang, Benteng ini difungsikan sebagai pusat studi pertanian dan bahasa. Kemudian TNI dijadikan sebagai pusat komando. Dan sekarang Benteng ini menjadi pusat kebudayaan dan seni.

Di dalam Benteng ini terdapat beberapa ruang tahanan/penjara yang slaah satunya digunakan untuk menahan Pangeran Diponegoro. Selain itu, terdapat juga sebuah gereja peninggalan Belanda dan Meseum La Galigo yang menyimpan kurang lebih 4.999 koleksi. Koleksi tersebut meliputi koleksi prasejarah, numismatic, keramik asing, sejarah, naskah, dan etnografi. Koleksi Etnografi ini terdiri dari berbagai jenis hasil teknologi, kesenian, peralatan hidup dan benda lain yang dibuat dan digunakan oleh suku Bugis, Makassar, Mandar, da Toraja. Saat ini, selain sebagai tempat wisata bersejarah, Benteng ini juga dijadikan sebagai pusat kebudayaan Sulawesi Selatan.
Koleksi Foto Fort Roterdam Lihat disini : Makassar galeri Foto
 
 5. Air Terjun Bantimurung ( 1 jam dari Kota Makassar)
Bantimurung sendiri, merupakan obyek wisata alam di Sulawesi Selatan yang sangat terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan. Letaknya di wilayah Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.
Lokasinya, terletak sekitar 20 km dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, 15 km dari kota Maros, dan 50 km dari Kota Makassar. Obyek wisata ini dapat dicapai dengan berbagai sarana angkutan umum yang hilir mudik, juga tentu saja bisa mobil pribadi dari Kota Makassar sekitar 1 jam.

Air Terjun Bantimurung merupakan obyek  wisata alam di Sulawesi Selatan yang sangat terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan. Air terjun ini memiliki lebar 20 meter dan tinggi 15 meter. Airnya  yang jernih dan sejuk meluncur dari atas gunung batu dengan deras sepanjang  tahun. Di bawah curahan air terjun terdapat sebuah tempat pemandian dari  landasan batu kapur yang keras dan tertutup lapisan mineral akibat aliran air  selama ratusan tahun. Kedalaman air di pemandian ini antara mata kaki hingga ke  pinggang.
Di sebelah kiri air terjun terdapat tangga  beton setinggi 10 meter yang merupakan jalan menuju dua gua yang ada di sekitar  air terjun, yaitu Gua Mimpi dan Gua Batu.

Selain memiliki air terjun yang mempesona, kawasan wisata Air Terjun Bantimurung juga menjadi habitat berbagai spesies  kupu-kupu yang langka, sehingga penjajah Belanda pernah menjuluki tempat ini  sebagai “Kingdom of Butterfly”. Bahkan, seorang naturalis asal Inggris, Alfred Rassel Wallase, pernah tinggal  di kawasan ini selama kurang lebih satu tahun (1856-1857) untuk meneliti 150  spesies kupu-kupu yang tergolong langka itu. Hingga saat ini, para pengunjung masih dapat menyaksikan indahnya warna-warni kupu-kupu dengan berbagai spesies  yang berterbangan ke sana – ke mari di antara bunga-bunga dan semak-belukar yang memenuhi gunung batu Bantimurung.
Foto Air Terjun Bantimurung Tempo Dulu
Bantimurung

Terima Kasih Sudah Berkunjung di: http://ajib-elang.blogspot.com/2011/12/bantimurung-objek-wisata-terbaik-di.html
Artikel ini berasal dari http://ajib-elang.blogspot.com
 
Reperensi: www.sulsel.go.id dan Kompasiana
Sumber gambar : GoogleImage

Monday, August 26, 2013

Ada Apa Dengan PSM Makassar ?



Bagi pemerhati dan penggila sepak bola tanah air, apalagi yang berdomisili di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar dan sekitarnya pasti sangat familiar dengan Klub PSM Makassar. Bersama Persib Bandung, Persija Jakarta, PSIS Semarang, Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan Persipura Jayapura, PSM Makassar merupakan kekuatan tradisional persepakbolaan tanah air sejak era perserikatan. Pertemuan tim-tim tersebut selalu  menyita emosi dan tengsi tinggi pemain dan penonton dengan sangat luar biasa.

Sejarah perkembangan dan hingar bingar sepak bola tanah air tidak bisa dilepaskan dari sejarah dan perjalanan panjang PSM Makassar. Dalam perjalanannya, PSM Makassar telah banyak menorehkan prestasi, baik ditingkat nasional (mulai dari era perserikatan) maupun regional. Salah satunya  adalah prestasi PSM menjuarai Liga Indonesia dan kemampuannya menembus  delapan besar Liga Champions Asia. Termasuk sumbangsih PSM Makassar dalam memberikan kontribusi pemain ke tim nasional.

Dengan sejarah panjang dan prestasi sebagai tim besar, sungguh sangat miris dan kontras dengan apa yang dialami oleh PSM Makassar saat ini. Selain dibelit persoalan finansial, PSM Makassar terancam tidak dapat mengikuti kompetisi level tertinggi sebak bola nasional sebagai unifikasi liga LSI dan IPL pada musim kompetisi tahun depan. Jika nantinya benar PSM Makassar bermain dikompetisi level dua, tentunya ini menjadi kerugian yang sangat besar bagi komunitas sepak bola dan pencinta PSM Makassar.
Skuad PSM Makassar 2013


Jika indikatornya adalah prestasi, secara jujur harus diakui bahwa perkembangan PSM Makassar saat ini ada pada fase yang mengkhawatirkan. Sejak memilih berkompetisi di IPL yang dikelola oleh PT LPIS, hingar bingar persepakbolaan di tingkat lokal (Makassar) yang ditandai oleh hingar bingar PSM Makassar pada saat melakukan pertandingan sudah sangat menurun. Termasuk kontribusi pemain PSM Makassar terhadap tim nasional juga sangat menurun drastis (saat ini hanya Rasyid Bakri yang dilirik Tim U 23).

Headline berita olahraga koran lokal yang biasanya mengulas tentang kemenangan dan prestasi PSM Makassar, setiap harinya menyajikan berita kemelut internal, mogok pemain, keterlambatan gaji, dan persoalan finansial lainnya.

Lalu masih adakah sisa kebanggan yang dapat menjadi berita dari PSM Makassar? sosoknya yang pernah sangat ditakuti oleh tim-tim lawan seolah sekarang tak bertaji (kontras dengan julukannya sebagai ayam jantan dari timur).

Sebagai salah satu penggemar sepak bola (termasuk PSM Makassar) tentunya sangat berharap ada perubahan mendasar dari sisi pengelolaan yang dapat membawa PSM Makassar kembali berjaya

Salam Sepak Bola Tanah Air
Asmuddin AS (kompasiana)

Sunday, August 25, 2013

Gua Leang-Leang, Wisata Situs Purbakala Sulawesi Selatan

Gua Leang-Leang, Wisata Situs Purbakala Sulawesi Selatan


capture5
Gua Leang-Leang , Wisata situs purbakala gua bersejarah di Leang Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Gua leang leang menggambarkan  kehidupan manusia masa lampau, deretan gua-gua yang ada di hamparan pegunungan batu itu sangat menarik perhatian terutama para ilmuwan.

Lokasi Goa leang leang dapat ditempuh dari Bandara Sultan Hasanuddin dengan  menggunakan angkutan umum . Dari poros jalanan utama menuju tempat itu tidak terlalu bagus, tapi pemandangan di sekitarnya sangat indah  Batu-batuan besar berwarna hitam bertumpuk rapi di lapangan luas dengan pemandangan batu karakteristik yang sangat khas.

Di kawasan Gua Leang Leang , ditemukan dua gua yaitu gua PettaE dan gua Petta Kere. Dua gua itu letaknya tidak berjauhan. Gua pertama tampak sewaktu memasuki kawasan disekitarnya terdapat rumah penduduk sebagai tempat beristirahat,Gua PettaE , pintu gua dipagari besi setinggi 1500 cm. Dari pintu itu, gambar tangan sudah terlihat karena gua itu memang tidak terlalu dalam. ada lima gambar telapak tangan, tapi hanya  tiga yang utuh. Selain telapak tangan, ada pula babi rusa dan sebuah mata tombak yang semuanya berwarna merah.


Pada gua Petta Kere. dapat ditempuh dengan berjalan kaki, kurang lebih 300 meter  dari Gua PettaE. Ada dua jalur yang dapat ditempuh. Jalur pertama menggunakan jalan yang sudah baik, jalur kedua melewati anak tangga di antara batu-batuan menyempit. dengan ketinggian  sekitar 20 meter dari permukaan tanah. disiapkan tangga besi berbelok . Goa ini menyimpan gambar yang lebih banyak . Ada sekitar 27 gambar telapak tangan, tapi yang terlihat utuh hanya sekitar 17 gambar. Sebuah gambar babi rusa gemuk terkapar dengan sebilah tombak menghunus ke jantung.

Selain gambar-gambar pada dinding gua, di sekitar gua itu juga ditemukan sampah dapur berupa kulit kerang dan keong yang berserakan.Selain kedua Gua tersebut masih banyak lagi gua lainnya mungkin ada ratusan Gua .

Menurut sejarah, gambar tangan  itu merupakan tangan perempuan. Usia gambar itu lebih dari 5.000 tahun. Ukurannya tidak terlalu besar dan konon dibuat dalam waktu yang tidak bersamaan.

Tentang gambar tangan, ada tradisi purba masyarakat setempat yang menyebutkan, gambar tangan dengan jari lengkap bermakna sebagai penolak bala, sementara tangan dengan empat jari saja berarti ungkapan berdukacita. Gambar itu dibuat dengan cara menempelkan tangan ke dinding gua, lalu disemprotkan dengan cairan berwarna merah. Sat pewarna ini mungkin  dari mineral merah (hematite) yang banyak terdapat di sekitar gua (di batu-batuan dan di dasar sungai di sekitar gua), ada pula yang mengatakan dengan batu-batuan dari getah pohon yang dikunyah seperti sirih.

DIkutip Dari : galeriwisata.wordpress.com

 
Berikut Beberapa Foto Penampakan di Dalam Gua Leang-Leang :
Gua Peninggalan pra sejarah
 
Bagian dinding atas goa Leang-leang
Bagian Dinding Atas Gua Leang-Leang

capture3


capture13

Saturday, August 17, 2013

No urut Calon Wali Kota Makassar 2013

Logo Kota Makassar

Sebanyak 10 pasangan calon Wali Kota Makassar periode 2014-2019 telah mengantongi nomor urut pada Pilkada Wali kota 18 September mendatang. Tahapan Pemilihan selanjutnya adalah penyampaian visi dan misi di DPRD Makassar pada 1 September disusul kampanye dan debat kandidat. Sementara hari pencoblosan akan dilaksanakan pada 18 September  2013. Pada 20 Agustus mendatang akan ada pengumuman harta kekayaan para calon Wali kota dan calon Wakil Wali kota Makassar serta komisioner KPUD Makassar langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi


Proses pencabutan nomor urut yang digelar di Gedung PKK, jalan Anggrek Makassar, Kamis 25 Juli 2013, berlangsung meriah penuh ketegangan. KPU awalnya mempersilahkan setiap perwakilan pasangan untuk mencabut nomor urut yang disediakan KPU Kota Makassar.

Namun, nomor urut yang dicabut harus dibuka secara secara bersamaan setelah mendapat aba-aba KPU setempat. Setelah menerima perintah membuka kertas yang dipeganggya, para calon pun langsung mengetahui nomor urut pasangannya masing-masing untuk Pilwalkot Makassar 2013:


Inilah daftar nomor urut semua pasangan Calon Wali kota Makassar 2013:

  1.     Adil Patu-Isradi Zainal, calon PDK dan Gerindra
  2.     Supomo Guntur-Kadir Halid Golkar dan PDIP
  3.     Rusdin Abdullah-Idris Patarai, calon independen
  4.     Herman Handoko-Latief Bafadhal, calon independen
  5.     Erwin Kallo-Hasbi Ali (EK-Hasbi), calon independen
  6.     Tamsil Linrung-Das’ad Latief usungan PKS, calon Hanura dan PBR
  7.     Muhyin Muin-Syaiful Saleh, calon independen
  8.     Danny Pomanto-Syamsu Rizal (DIA), calon Demokrat dan PBB
  9.     Irman Yasin Limpo-Busrah Abdullah (NoaH), calon PAN dan PPP
  10.     Apiaty Amin Syam-Zulkifli Gani Ottoh (AZ), calon partai non-parlemen.

Anggaran yang disiapkan untuk perhelatan pemilihan Wali kota dan Wakil Wali kota Makassar ini sebesar Rp 29 miliar untuk satu putaran. Sementara jika ada putaran kedua, anggarannya sebesar RP 12 miliar. Jika  tidak ada paket yang mampu capai 30 persen perolehan suaranya pada putaran pertama 18 September, berarti akan ada putaran kedua sehingga total anggaran bisa mencapai Rp 41 miliar. Jika benar ada putaran kedua maka dijadwalkan Nopember 2013 dengan masa kampanye hanya tiga hari

sumber