Showing posts with label SEPUTAR BURUNG. Show all posts
Showing posts with label SEPUTAR BURUNG. Show all posts

Wednesday, August 28, 2013

Manfaat Sarang Burung Walet Bagi Kesehatan


Gambar sarang burung Walet

Sarang burung walet telah dijadikan sebagai obat-obatan sejak 700 tahun silam tepatnya pada sekitar abad ke-14 disaat Dinasti Ming berkuasa di Negeri Cina. Sarang burung walet menjadi santapan eksotik dan eksklusif kerajaan di China. Sarang burung walet ini dikenali sebagai makanan berkhasiat untuk golongan orang yang berkemampuan dan berada (kaya) . Ini adalah karena sarang burung walet dijual dengan harga yang cukup mahal di pasaran, mengikuti gred yang tertentu.

Sarang burung walet sendiri dipercaya memiliki banyak sekali khasiat bagi kesehatan, diantaranya adalah sebagai obat penyakit pernafasan,memperhalus kulit sera bikin kulit cantik, menambah kebugaran tubuh . Kandungan nutrisi yang terdapat pada sarang burung walet di antaranya adalah protein cukup tinggi serta kandungan mineral lainnya seperti kalsium, kalium, fosfor, nitrogen, natrium dan Fe.

Berdasarkan pengobatan China, sarang walet juga dapat menstimulasi pertumbuhan sel sehingga bisa mempercepat proses penyembuhan penyakit serta suplemen makanan untuk tubuh agar selalu nampak segar dan awet muda.

Nah berikut ini adalah Manfaat Sarang Burung Walet bagi Kesehatan selengkapnya : 

1. Meyembuhkan Batuk
Selain itu, sarang walet juga ternyata berkhasiat menyembuhkan penyakit batuk.dan mengurangi dahak. Sarang walet juga merupakan nutrisi bagi paru-paru yang bermanfaat menguatkan saluran pernapasan. 

2. Melancarkan Saluran Pencernaan
Sarang burung walet memiliki zat kolagen yang berguna memperlancar pembuluh darah, meningkatkan nafsu makan dan juga memperbaiki saluran pencernaan. 

3. Selalu Bugar dan Awet Muda
Mengkonsumsi sarang burung walet bisa meningkatkan metabolismu, menghambat penuaan dini, menguatkan urat dan tulang, serta meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. 

4. Mengurangi Efek Negatif Nikotin
Sarang burung walet juga merupakan makanan sehat untuk para perokok. Bahan ini dapat mengurangi efek negatif yang ditimbulkan dari nikotin dalam rokok yang menimbulkan seseorang kecanduan merokok. 

5. Mengurangi Rasa Sakit Wanita Hamil
Sarang walet juga bermanfaat dalam mengurangi rasa sakit punggung wanita hamil serta menguatkan paru-paru bayi yang ada di kandungan.

Berikut ini khasiat lain sarang burung walet:
  • Melancarkan system aliran darah.
  • Melegakan pernafasan
  • Membetulkan system urat saraf
  • Memperbaiki sistem buah pinggang
  • Memutih, melicinkan muka (untuk lelaki dan wanita terutama sekali wanita mengandung untuk bayi)
  • Menghilangkan kedut kedut muka (untuk wanita dan lelaki)
  • Menyegarkan mata
  • Asma (lelah)
  • Membuang air dalam paru paru (bila anda mengalami sakit paru2 berair)
  • Dapat mengobati hepatitis B
  • Meninggikan IQ (orang dewasa dan anak-anak)
  • Mengobati batuk kronik
  • Awet muda (lelaki dan wanita)
  • Untuk tenaga batin
Nah, demikian ulasan saya tentang  Manfaat Sarang Burung Walet Bagi  Kesehatan, semoga dapat dijadikan reperensi untuk kesehatan anda yang lebih baik.

Saturday, August 3, 2013

Mengenal Jenis-Jenis Burung Merak

Gambar Burung Merak

Burung Merak adalah salah satu burung terindah yang memiliki bulu berwarna-warni dan 'mahkota' yang membuatnya terlihat eksotik. Burung Merak termasuk family ayam hutan (pheasant), ada beberapa jenis burung merak dengan keindahannya masing-masing. diantaranya:

  • Merak Biru (pavo cristatus)
  • Merak Hijau (pavo muticus)
  • Merak Kongo (afropavo congensis)  
  • Merak Putih

Berikut Ini penjelasan untuk ke-empat jenis burung merak diatas, yang saya rangkum dari wikipedia indonesia, Silahkan disimak:

      1. Merak Biru (pavo cristatus)
      Salah satu jenis burung merak yang unik yaitu burung merak biru, disebut merak biru karena sebagian besar bulu-bulunya didominasi oleh warna biru mencolok.

      Merak Biru atau Merak India, yang dalam nama ilmiahnya Pavo cristatus adalah salah satu dari tiga spesies merak. Merak Biru mempunyai bulu berwarna biru gelap mengilap. Burung jantan dewasa berukuran besar, panjangnya dapat mencapai 230 cm, dengan penutup ekor yang sangat panjang berwarna hijau metalik.
       
      Di atas kepalanya terdapat jambul tegak biru membentuk kipas. Populasi Merak Biru tersebar di hutan terbuka dengan padang rumput di India, Pakistan, Sri Lanka, Nepal dan Bhutan. Sebelumnya spesies ini ditemukan juga diBangladesh, namun sekarang kemungkinan besar telah punah di sana.

       

      Merak biru adalah burung nasional negara India. Spesies ini juga memegang peranan penting dalam mitologi Buddha, Hindu dan kebudayaan-kebudayaan lainnya.

        2. Merak Hijau (pavo muticus)


      Merak Hijau atau kerap disebut Merak Jawa, nama ilmiahnya Pavo muticus adalah salah satu burung dari tiga spesies merak. Seperti burung-burung lainnya yang ditemukan di suku Phasianidae, Merak Hijau mempunyai bulu yang indah. Bulu-bulunya berwarna hijau keemasan. Burung jantan dewasa berukuran sangat besar, panjangnya dapat mencapai 300cm, dengan penutup ekor yang sangat panjang. Di atas kepalanya terdapat jambul tegak. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan. Bulu-bulunya kurang mengilap, berwarna hijau keabu-abuan dan tanpa dihiasi bulu penutup ekor.

      Populasi Merak Hijau tersebar di hutan terbuka dengan padang rumput di Republik Rakyat Cina, Indocina dan Jawa, Indonesia. Sebelumnya Merak Hijau ditemukan juga di India, Bangladesh dan Malaysia, namun sekarang telah punah di sana. Walaupun berukuran sangat besar, Merak Hijau adalah burung yang pandai terbang.

      Pada musim berbiak, burung jantan memamerkan bulu ekornya di depan burung betina. Bulu-bulu penutup ekor dibuka membentuk kipas dengan bintik berbentuk mata. Burung betina menetaskan tiga sampai enam telur.

      Pakan burung Merak Hijau terdiri dari aneka biji-bijian, pucuk rumput dan dedaunan, aneka serangga, serta berbagai jenis hewan kecil seperti laba-laba, cacing dan kadal kecil.

      Namun karena banyaknya habitat hutan yang hilang dan penangkapan liar yang terus berlanjut, serta daerah dimana burung ini ditemukan sangat terpencar, Merak Hijau dievaluasikan sebagai rentan di dalam IUCN Red List. Spesies ini didaftarkan dalam CITES Appendix II.

        3. Merak Kongo (afropavo congensis)  


      Merak kongo atau dalam nama ilmiahnya Afropavo congensis adalah salah satu burung dari tiga spesies merak. Spesies ini merupakan satu-satunya burung di marga Afropavo dan merak yang terdapat di Afrika. Penampilannya menyerupai burung merak Pavo dari Asia yang masih muda. Burung jantan dewasa berukuran besar, dengan panjang mencapai 70 cm, dan memiliki bulu berwarna biru gelap dihiasi warna hijau dan ungu mengilap. Kulit lehernya berwarna merah dan di atas kepalanya terdapat jambul tegak berwarna putih. Burung betina berwarna coklat, dengan bulu-bulu sayap dan di belakang tubuhnya berwarna hijau mengilap. Di kepalanya terdapat jambul berwarna coklat.

      Burung ini endemik di Republik Demokratik Kongo, populasi merak Kongo hanya ditemukan di hutan dataran rendah di negara Afrika ini. Pakan burung merak Kongo terdiri dari aneka biji-bijian, pucuk rumput dan dedaunan, aneka serangga, serta berbagai jenis hewan kecil.

      Merak kongo pertama ditemukan sebagai spesies baru ke dunia pengetahuan pada tahun 1936 oleh Dr. James Chapin, berdasarkan dari dua ekor spesimen di Museum Kongo di Belgia.

      Penangkapan liar, hilangnya habitat hutan, serta daerah dimana burung ini ditemukan sangat terbatas mengancam populasi burung merak Kongo. Spesies ini dievaluasikan sebagai rentan di dalam IUCN Red List.



        4.
      Merak Putih 
      Merak warna putih ini masih dalam jenis merak india dan merupakan merak yang sangat langka karena warnanya yang bisa dibilang aneh dan tidak banyak dijumpai di dunia ini, biasanya hanya dijumpai di kebun binatang dan beberapa dijadikan hewan peliharaan di rumah. 






      Demikian Ulasan saya tentang Jenis-Jenis Burung Merak, Semoga dapat menambah wawasan pembaca. Terima kasih

      Wednesday, July 24, 2013

      Burung Merpati Simbol Cinta



      Semua Orang pasti tahu dengan Burung Merpati, saya pun memelihara burung merpati tersebut buat hiburan di rumah. Kalau waktu sore hari saya kasih makan jagung di halaman rame banget tuh burung saling berebut dengan Ayam.

      Merpati dan dara termasuk dalam famili Columbidae dari ordo Columbiformes, yang mencakup sekitar 300 spesies burung kerabat pekicau. Dalam percakapan umum, istilah "dara" dan "merpati" dapat saling menggantikan. Dalam praktik ornitologi, terdapat suatu kecenderungan "dara" digunakan untuk spesies yang lebih kecil dan "merpati" untuk yang besar, namun hal ini tidak secara konsisten diterapkan, dan secara historis nama umum untuk burung-burung tersebut memiliki banyak variasi antara istilah "dara" dan "merpati." Famili ini terdapat di seluruh dunia, namun varietas terbesar terdapat di Indomalaya dan Ekozona Australasia. Dara dan merpati muda disebut "squabs."

      Merpati dan dara memiliki badan gempal dengan leher pendek dan paruh ramping pendek dengan cere berair. Spesies yang umumnya dikenal sebagai "merpati" adalah merpati karang liar, umum digunakan di banyak kota.

      Dara dan merpati membangun sangkarnya dari ranting dan sisa-sisa lainnya, yang ditempatkan di pepohonan, birai, atau tanah, tergantung spesiesnya. Mereka mengerami satu atau dua telur, dan kedua induknya sangat memedulikan anaknya, yang akan meninggalkan sangkarnya setelah 7 hingga 28 hari. Dara makan biji, buah dan tanaman. Tidak seperti kebanyakan burung lainnya (namun lihat juga flamingo), dara dan merpati menghasilkan "susu tembolok." Kedua jenis kelamin menghasilkan zat bernutrisi tinggi ini untuk memberi makan anaknya.

      Merpati sering diapakai sebagai lambang perdamaian oleh manusia dan sering digambarkan sedang memegang daun ZAITUN ,menurut catatan dahulu merpati pernah dipakai untuk mengirim surat dengan mengikatkan surat di kakinya.

      Burung Merpati Menjadi Simbol Cinta Kenapa? saya coba cari di website-website ternyata alasannya Burung merpati itu dipilih mewakili cinta karena mitologi Yunani terkait burung kecil putih bersama Aphrodite, dewi cinta. Aphrodite/Venus sering digambarkan bersama merpati beterbangan di sekitarnya atau beristirahat di tangannya.

      Merpati juga mewakili monogami dan kesetiaan dalam hubungan karena burung ini cenderung tinggal bersama pasangannya selama musim kawin. Merpati jantan juga membantu menetaskan dan merawat anak mereka, yang membantu burung ini mencapat citra setia dan mencintai.

      Bahkan, reputasi mereka sebagai simbol cinta begitu kuat dan membuat banyak resep obat cinta populer di abad pertengahan memasukkan jantung burung merpati sebagai bahannya.

      Saya juga sering melihat si burung merpati jantan menyuapi anaknya yang baru menetas, kayaknya mereka adalah keluarga yang bahagia.


      Sunday, July 21, 2013

      Mengapa Burung Garuda yang Dijadikan Lambang Negara Indonesia?



      Mengapa Burung Garuda yang dijadikan lambang Negara Indonesia? Bukan Cenderawasih, Rajawali, Elang, atau burung yang lainnya. Sebenarnya bagaimana bentuk burung garuda itu?? Apakah benar-benar ada? Atau hanya mitos belaka? Ada yang menyebutnya Garuda itu seperti Elang Jawa, atau seperti Elang Papua. Atau hanya mitos lalu ...di ada-ada kan… entahlah.. saya juga belum pernah melihatnya. Atau karena memang sudah punah?

      Kisah tentang burung Garuda ditemukan di Kitab Mahabharata, lebih tepatnya bagian pertama yaitu Adiparwa. Ceritanya Garuda adalah anak dari Begawan Kasyapa. Begawan Kasyapa memiliki dua istri, yaitu Sang Kadru dan Sang Winata. Setelah sekian lama, mereka belum juga memiliki anak. Lalu Kasyapa memberikan 1000 telur pada Kadru dan 2 telur pada Winata. Telur milik Kadru menetas menjadi 1000 ekor ular sakti, dan milik Winata belum. Karena Winata merasa malu, lalu ia memecah satu telur tersebut. Keluarlah seekor burung kecil yang belum sempurna bentuknya, cacat tak berkaki, diberi nama Anaruh. Telur yang tinggal 1 itu dijaga baik-baik oleh Winata.

      Suatu hari, Winata kalah bertaruh dengan Kadru karena kecurangan kadru yang membuat Winata harus menjadi budak dan melayani Kadru beserta 1000 ekor ular. Dan telur Winata satunya pun akhirnya menetas menjadi Garuda. Besar, gagah, bersinar, dan sakti. Untuk menolong ibunya, Kadru menyuruh Garuda mengambil Amerta, air kehidupan milik dewa. Amerta dijaga para dewa dan dikelilingi api yang menyala. Garuda pun melawan para dewa dan menyembur dengan air laut untuk mematikan api tersebut. Pesan ibunya, "bila menelan orang lehermu terasa panas, itu tandanya Brahmana ikut termakan. Muntahkanlah, karena ia seperti ayahmu Begawan Kasyapa. Kamu harus menghormatinya".

      Berhasillah Sang Garuda merebut Amerta. Lalu dibawanya ke Kadru untuk menyelamatkan ibunya. 1000 ular sudah sangat senang melihat amerta dan Winata dibebakan, tetapi Garuda tak kehilangan akal. Dikibas-kibaskan sayapnya agar ular kotor, dan pergi membersihkan badan dulu di sungai. Garuda pergi meninggalkan tempat itu dan membawa Amerta kembali. Di perjalanan ia bertemu dengan Dewa Wisnu, meminta untuk Amerta diserahkan kembali ke para dewa. Dan Sang Garuda pun menjadi tunggangan Dewa Wisnu. (Cerita disarikan dari buku: Garuda Sebagai Identitas Budaya )

      Dari kisah tersebut kita dapat mengetahui alasan mengapa burung Garuda menjadi lambang Negara kita. Sosoknya yang rela berkorban mengeluarkan ibunya dar penderitaan, di ibaratkan seperti pemuda bangsa yang rela mati-matian mengusir penjajah untuk menyelamatkan Ibu Pertiwi Indonesia. Dan dia juga menghormati ayahnya, dilambangkan sebagai angkasa. Ibunya dilambangkan wanita, tanah tempat kita selalu berpijak.

      Banyak juga karya seni, motif batik, relief pada candi, patung Airlangga, stempel Kahuripan yang memakai lambang Garuda. Oleh sebab itulah, Garuda dijadikan lambang Indonesia yang telah dikenal baik oleh bangsa Indonesia dan dianggap bertuah pastinya.

      Sepertinya sekarang yang sudah mulai punah adalah semangat para pemuda Indonesia, generasi penerus bangsa, untuk memajukan Negara dan mengangkat Indonesia dari jerat kemiskinan. Disana-sini malah terlihat semakin banyak orang yang saling memojokkan, saling menjatuhkan, saling beradu dengan kepandaian yang dimilikinya. Di momen Kebangkitan Nasional ini, saya berharap pemuda Indonesia bangkit kembali dan mencari kehidupan yang lebih baik. Bangkitkan semangat, optimisme, dan impian. Dimulai dari diri sendiri.. mengangkat nasib diri sendiri, keluarga, lingkungan, bangsa dan Negara.